Subuh Yang Menggoda



Copyright by Thinkstockphotos.com


            Untukmu yang matanya sayup terjaga di subuh hari untuk melaksanakan kewajiban ibadah sebagai seorang muslim. Untukmu yang kulitnya tersentuh dinginnya embun dini hari di jalan pagi yang gelap. Untukmu yang disahuti kokok ayam dalam perjalananmu dipagi yang buta itu. Untukmu yang langkahnya menuju masjid ditemani bintang fajar, si planet venus yang tetap bersinar terang sepanjang malam menemanimu terjaga dari tidurmu yang lelap.

            Waktu subuh memang sungguh menggoda. Hanya dua rakaat, tapi melaksanakannya butuh banyak perjuangan. Apa lagi untuk mereka yang saat malam bergulat dengan begadang dan diselimuti masalah insomnia. 

Waktu subuh memang benar-benar menggoda. Dinginnya embun yang menyelusup masuk ke dalam kamarmu. Membuatmu menghangatkan diri dalam selimut tebalmu karenanya. Melanjutkan mimpi indah yang kau urai dalam angan-angan. Mata-mata sayup yang enggan terbuka. Dan iringan denting nan merdu dari alarm jam. Apa lagi yang akan menggodamu disaat subuh datang? Bukankah itu menyenangkan, mengabaikan subuh.

Tapi untukmu yang tetap terjaga saat subuh datang. Membangunkan badanmu dari empuknya kasurmu. Matamu yang layu kau basuh dengan wuduh penuh khidmat. Melangkahkan kakimu yang goyah menuju masjid. Menembus dinginnya malam. Saat subuh itu, para malaikat menemani langkahmu. Kehadiranmu setiap subuh membuat mereka mengenalmu lebih dekat. 

Siapakah dirimu yang terjaga setiap subuh?

           



Komentar

Postingan Populer

Gereja Tua

Penyuka Senja

[2] Kisah Adikku : Imajinasi yang Ketinggian